De Nature Indonesia - Menyembuhkan berbagai penyakit kelamin dengan cara mudah, cepat, dan aman

Telp : 082221132221 / 085743333181

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman - Waspadai Ibu hamil dapat terkena penyakit herpes. Bahkan penyakit herpes dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Herpes dapat menyebabkan keguguran, penularan virus dari kulit kelamin ibu ke bayi pada saat persalian dan juga kerusakan syaraf janin.

Pencegahan dan pengobatan ibu hamil terinfeksi virus herpes dapat dilakukan. Ini untuk mencegah kemungkinan terburuk dari penyakit herpes pada kesehatan ibu dan janin. Artikel kali ini yang akan membantu anda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh negatif penyakit herpes pada ibu hamil dan bagaimana solusi yang dilakukan agar penyakit herpes tidak membahayakan pada janin dan ibu hamil.
 

LAYANAN KONSULTASI

082266660226 / 087719707073

 

Banyak orang yang merasa bahwa dirinya sedang mengalami penyakit herpes sehingga merasa sangat membutuhkan sekali “obat herpes” yang bisa diandalkan untuk meminimalisir rasa sakit, pedih, panas ataupun rusaknya bentuk kulit akibat proses penyakit.

Benarkah Anda terkena herpes? Itulah pertanyaan awal yang harus dijawab sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat herpes, karena tidak dipungkiri ada banyak masalah kulit yang mirip dengan penyakit herpes dan tentu saja akan memiliki cara penanganan yang berbeda. Bahkan penyakit herpes itu sendiri memiliki banyak macam, ada herpes zoster, herpes kelamin dan herpes bibir (simplex) yang tentu saja ada perbedaan mengenai perawatan dan pengobatannya.

Kebanyakan awam mengira keduanya adalah penyakit yang sama, padahal sangat berbeda, mulai dari virus penyebabnya, gejalanya pada tubuh, sampai penggunaan obat herpes yang sesuai.

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Pengertian Herpes Genital (Herpes Simplex)

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang AmanHerpes genital adalah infeksi pada alat kelamin yang bisa terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) karena umumnya ditularkan melalui hubungan seksual (vagina, anal, dan oral). Herpes genital bisa dikenali dengan kemunculan luka melepuh berwarna kemerahan dan terasa sakit di sekitar area kelamin. Luka ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

Wanita hamil yang menderita infeksi herpes pada kemaluan (herpes genital) harus berhati-hati agar tidak menularkan virus herpes ini pada bayinya. Ibu dapat menularkan virus herpes pada bayinya saat melahirkan.

Akan tetapi, bila seorang wanita mengalami infeksi herpes sebelum hamil atau pada awal masa kehamilan, maka kemungkinan bayinya terinfeksi oleh virus herpes sangat rendah, yaitu kurang dari 1%. Sebelum melahirkan, seorang wanita hamil yang pernah atau sedang menderita herpes genital harus melalui berbagai pemeriksaan untuk memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekambuhan herpes.

Bila terdapat tanda-tanda kekambuhan herpes mendekati waktu persalinan atau bila wanita tersebut baru menderita herpes genital pada akhir masa kehamilan (6 minggu sebelum persalinan), maka persalinan mungkin harus dilakukan melalui tindakan caesar. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan ibu tidak memiliki cukup waktu untuk membentuk antibodi terhadap virus, sehingga resiko penularan terhadap bayi pun tinggi (sekitar 40%).

Wanita yang pernah mengalami infeksi herpes sebelumnya memiliki antibodi terhadap virus, yang dapat melindungi bayinya dari infeksi virus tersebut. Segera beritahu dokter atau bidan anda bila anda sedang hamil dan menduga diri anda terinfeksi oleh virus herpes baru-baru ini. Baca juga : Memahami Gejala dan Obat Herpes Kelamin yang Cepat Tepat

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Pencegahan Herves dari Ibu ke Janin

Meskipun bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengidap herpes melalui persalinan normal akan mengalami risiko herpes neonatal sebesar 40%. Meskipun bayi tidak langsung tertular oleh virus herpes akan tetapi apabila penderita sedang mengalami kondisi kesehatan yang buruk akan menyebabkan herpes mudah tertular pada bayi.

Inilah yang harus diwaspadai oleh ibu hamil bahwa virus herpes dapat menginfeksi janin melalui jalan lahir persalinan normal. Adapun cara mencegah penyakit herpes diantaranya adalah :

  1. Ibu dapat memisahkan peralatan mandi bayi dengan peralatan pribadi. Misalnya handuk ibu yang terinfeksi herpes dengan alat mandi bayi.
  2. Jagalah kebersihan alat makan bayi sehingga terhindar dari virus.
  3. Ibu mencuci tangan sehabis menyentuh luka atau dari toilet sebelum menyentuh bayi
  4. Apabila herpes kambuh di area mulut jaga jarak anda dengan bayi
  5. Letakan handuk yang bersih dan selimbut sehingga membatasi anda dengan bayi ketika bersentuhan dengan kulit
  6. Hindari menyentuh bayi secara langsung saat ibu terkena herpes, apalagi bila ibu mengalami herpes di bagian mulut, hindari mencium bayi sehingga akan meningkakan risiko terkena herpes

Dengan demikian wanita lebih rentan terinfeksi virus herpes, virus herpes tipe 1 ataupun tipe 2. Bahaya dari virus herpes pada ibu hamil apabila ibu hamil baru pertama kali mengalami infeksi sehingga membuat kekebalan tubuh ibu hamil terganggu dan juga akan beresiko ditularkan pada bayi.

Bayi yang terkena virus herpes terinfeksi dari jalan lahir ketika persalinan berlangsung. Secara langsung bayi akan bersentuhan dengan virus herpes yang diderita ibu dan pemeriksaan apakah bayi terinfeksi ataupun tidak harus segera dilakukan.

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Komplikasi Herpes Genital (Herpes Simplex)

Komplikasi yang mungkin bisa terjadi bersamaan dengan herpes genital umumnya berupa penyakit infeksi menular seksual, inflamasi, infeksi pada bayi, dan gangguan pada kandung kemih. Selengkapnya akan dijelaskan di bawah ini:

  • Infeksi Menular Seksual Lainnya
Penderita herpes genital dengan luka terbuka memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebarkan atau tertular penyakit seksual lainnya, terutama jika berhubungan seksual tanpa pengaman. Penularan paling parah adalah terjadinya komplikasi berupa HIV/AIDS.

  • Inflamasi atau Peradangan
Pada beberapa kasus, herpes genital bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan di saluran kemih. Pembengkakan yang terjadi bisa menutup jalur uretra selama beberapa hari. Dalam kasus ini, kateter harus dimasukkan untuk menyedot isi kandung kemih.

Selain pada uretra, peradangan juga bisa terjadi pada bagian rektal. Inflamasi pada dinding rektum ini lebih sering terjadi pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lainnya. Pada kasus yang sangat langka, virus herpes simpleks juga bisa mengakibatkan meningitis atau radang pada selaput otak.

  • Pada Masa Kehamilan
Virus herpes simpleks atau HSV bisa menimbulkan masalah kehamilan. Virus ini bisa ditularkan kepada bayi saat melahirkan. Jika infeksi HSV terjadi sebelum kehamilan, kemungkinan penularan pada sang bayi sangatlah kecil.

Pada beberapa bulan terakhir di masa kehamilan, sang ibu akan melepaskan banyak antibodi pelindung kepada bayinya. Antibodi inilah yang akan melindungi sang bayi dari berbagai mikroorganisme termasuk HSV. Antibodi ini dapat bertahan pada saat melahirkan hingga beberapa bulan setelahnya.

Jika gejala herpes kembali muncul, obat asiklovir mungkin perlu dikonsumsi. Tanyakan kepada dokter kandungan tentang penanganan yang Anda bisa dapatkan, termasuk di dalamnya dosis dan aturan pakai obat tersebut.

Jika Anda mengalami infeksi pertama pada awal 3-6 bulan masa kehamilan, maka risiko infeksi menular pada bayi akan meningkat, begitu juga dengan risiko keguguran. Oleh karena itu, asiklovir mungkin perlu dikonsumsi.

Virus herpes bisa menular saat proses persalinan. Jika infeksi pertama terjadi di atas 6 bulan usia kehamilan, risiko penularan infeksi pada bayi sangat tinggi. Hal ini terjadi karena tubuh sang ibu memerlukan waktu untuk menghasilkan antibodi sebelum sang bayi dilahirkan. Untuk menghindarinya, perlu dilakukan operasi caesar. Kelahiran normal akan membuat risiko penularan infeksi pada bayi meningkat 40 persen lebih tinggi.

  • Infeksi pada Bayi dalam Proses Persalinan
Bagi bayi yang terinfeksi HSV pada saat proses persalinan, infeksi yang terjadi bisa sangat berbahaya dan terkadang mematikan. Kondisi ini dikenal sebagai neonatal herpes. Herpes yang terjadi pada saat melahirkan ini dapat berdampak buruk kepada organ tubuh seperti pada mata, mulut, dan kulit. Selain itu, otak dan sistem saraf lainnya juga bisa terkena dampak dari infeksi ini. Pada kasus neonatal herpes yang parah, berbagai organ tubuh lainnya seperti paru-paru dan hati juga bisa terserang hingga dapat menyebabkan kematian.

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Pengobatan Herpes Genitalis

Sama seperti herpes zoster, infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tidak memiliki obat apapun yang bisa menghilangkan seketika. Namun, ada obat herpes yang tersedia di apotek untuk meringankan rasa sakit, durasi dan frekuensi kekambuhan.

Untuk mengurangi gejala infeksi herpes genital, dokter akan memberikan obat-obatan antivirus seperti asiklovir, famsiklovir, dan valasisklovir. Obat-obatan ini hanya berfungsi mencegah virus herpes simpleks agar tidak menggandakan diri, tapi tidak bisa menghilangkan virus dari tubuh secara sepenuhnya.

Jika gejala infeksi tidak terlalu parah, konsumsi obat antivirus mungkin tidak diperlukan.  Sebagai gantinya, dokter akan menyarankan pasien untuk meredakan gejala yang muncul dengan perawatan mandiri di rumah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:
  • Bersihkan luka atau tukak agar tidak menjadi infeksi sekaligus mempercepat penyembuhan. Pembersihan ini bisa dengan menggunakan air biasa atau air garam.
  • Untuk meringankan rasa sakit, tutup luka dengan es batu yang dibalut dengan kain. Jangan menempelkan es secara langsung pada permukaan yang terluka.
  • Gunakan krim penghilang rasa sakit pada luka melepuh atau tukak. Selain itu perbanyaklah minum air mineral. Kedua hal ini bertujuan untuk memudahkan dan meringankan rasa sakit saat buang air kecil.
  • Gunakan pakaian yang longgar untuk mengurangi rasa sakit pada area kulit yang mengalami luka lepuh.

Apakah ada pengobatan herpes kelamin pada wanita hamil yang cepat dan aman..???

LAYANAN KONSULTASI & PEMESANAN

082266660226 (Call/SMS)
087719707073
 (WhatsApp)


Untuk Anda yang sedang mencari obat herpes herbal ampuh karena mungkin sebelumnya telah beberapa kali melakukan pengobatan tapi belum sembuh, cobalah menggunakan obat herpes kami. Kami dari De Nature Indonesia menyediakan Obat Herpes herbal khusus untuk menyembuhkan penyakit herpes.

OBAT HERPES DE NATURE PALING AMPUH CARA ALAMI DAN AMAN SEBAGAI PENGOBATAN HERPES ANDA


Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman

Aturan Minum: Diminum 3 x sehari, 2 kapsul/botol sekali minum
Dengan mengkonsumsi secara rutin Insya Allah cepat sembuh


Harga normal 1 paket Rp. 745.000,-


Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
  

Khusus pemesanan hari ini Rp. 595.000,-


Pengobatan herpes kelamin pada ibu hamil yang aman dengan obat De Nature Indonesia, tuntaskan penyakit herpes secara aman & tanpa efek samping. Pengobatan kami penyembuhan dari luar & dalam, sehingga menghilangkan dan membunuh herpes sampai virus-virusnya.

Paket Pengobatan Herpes Kelamin pada Wanita Hamil

Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Rp. 445.000,- Rp. 595.000,-

Paket 1
1 botol Pipeca @ 50 kapsul.
1 botol Bersih darah @ 50 kapsul.
1 buah Salep +

Paket 2
1 botol Gang jie @ 50 kapsul.
1 botol Gho siah @ 50 kapsul.
1 botol Pipeca @ 50 kapsul.
1 botol Bersih darah @ 50 kapsul.
1 buah Salep +
 
Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
Apakah belanja online itu aman? Jangan Khawatir!! Berikut adalah bukti bahwa perusahaan kami serius dan paketan barang kami sampai ke alamat konsumen:
Memahami Gejala dan Obat Herpes Kelamin yang Cepat Tepat
Memahami Gejala dan Obat Herpes Kelamin yang Cepat Tepat
Memahami Gejala dan Obat Herpes Kelamin yang Cepat Tepat
Memahami Gejala dan Obat Herpes Kelamin yang Cepat Tepat
 

Jangan tunda sampai penyakit Herpes semakin parah 
Pastikan Anda menggunakan obat herpes kelamin untuk ibu hamil yang tepat dan aman!

Akan tetapi jika sudah terlanjur terkena, jangan biarkan rasa malu dan stigma mencegah Anda mendapat pengobatan
Cobalah pengobatan herpes genitalis dari de Nature Indonesia sebelum terlambat dan semakin parah

 

Demikianlah artikel tentang Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman sebagai referensi pengobatan untuk anda. Kami merupakan website resmi deNature Indonesia yang memberikan solusi untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit secara herbal, aman, dan tanpa efek samping. Semoga info ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih. SALAM SEHAT INDONESIA

Artikel terkait tentang acyclovir untuk herpes saat hamil 9 bulan, contoh herpes zoster pada ibu hamil, obat dompo pada ibu hamil, program hamil untuk penderita herpes, bahaya dompo saat hamil, salep herpes untuk ibu hamil, yang bisa anda baca.


Resiko Herpes Kelamin pada Wanita Hamil dan Pengobatan yang Aman
D3N47UR3 (Pin BBM)
087719707073 (WhatsApp)
082266660226 (Call/SMS)

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar